Tribun

Aktivis 98: Langkah Joman Laporkan Ubedilah Badrun Bertabrakan dengan Spirit Reformasi dan Anti-KKN

Niko mengatakan apa yang dilakukan oleh Ubedillah memang belum terbukti namun seharusnya KPK bergerak cepat menindaklanjuti laporan itu

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
Aktivis 98: Langkah Joman Laporkan Ubedilah Badrun Bertabrakan dengan Spirit Reformasi dan Anti-KKN
Amriyono Prakoso/Tribunnews.com
Ubedilah Badrun 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Relawan Jokowi (Joman) melaporkan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya.

Langkah Joman ini, dinilai advokat dan aktivis 1998, Niko Adrian bertabrakan dengan spirit pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang dilakukan oleh aktivis 98 pada tahun 1998 lalu.

Apa yang dilakukan Ubed melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah buah reformasi.

Apalagi kasus ini ramai di media, dimana sebelum tahun 98 media sangat sulit mengungkap kasus-kasus KKN yang dilakukan pejabat pada masa itu.

“Biarlah KPK yang menerima laporan memeriksa dulu pokok perkara dari pada apa yang dilaporkan oleh saudara Ubed,” kata Niko di Kawasan Jakarta Pusat, Jumat (14/1/2021).

Niko mengatakan apa yang dilakukan oleh Ubedillah memang belum terbukti.

Namun seharusnya KPK bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut untuk mendapatkan bukti.

Karena menurutnya bukan hal yang wajar seorang anak pejabat dalam waktu singkat mendapatkan profit yang sangat besar dari hasil UMKM.

“Dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang kebetulan dianggap, jadi belum terbukti, terhadap anak presiden dan pengusaha terkait lainnya atau yang sudah jadi pejabat negara pada saat ini,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas